Wednesday, 26 March 2014

Review Skripsi

Tinjauan Hukum Pidana dan Kriminologi Terhadap Praktik Jasa Penulisan Skripsi di 
Kalangan Mahasiswa S1
Oleh: Medina Widya Burhan

oke, sekarang aku mau bahas skripsi ku tapi pake bahasa yang sederhana yaaa :D

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Skrripsi ini intinya mengkaji tentang adanya kekosongan hukum pidana terhadap praktik jasa penulisan skripsi atau kalimat awamnya sebagai perjokian skripsi atau jual beli skripsi. Kalau plagiatisme kan udah jelas tuh sanksinya apa, ada du UU hak cipta, tapi kalo joki skripsi atau jual beli skripsi ini sanksi nya apa? ada gak sih UU nya? kan si joki menghendaki tulisannya di plagiat? unsurnya gak terpenuhi dong? kalau gada UU gak bisa dipidana dong? karena dalam hukum pidana dikenal asas legalitas yang bilang sebuah perbuatan gak bisa dipidana kalo gak ada UU nya. tapi disatu sisi, kalao masalah ini didiemin nunjukin banget adanya degradasi moral akademik.

Intinya sih itu doang (tapi di skripsi ntah kenapa jadinya 7 lembar -___- )

B. Rumusan Masalah
1. Apa yang menyebabkan praktik ini terjadi? Bagaimana modus operandinya?
2. Apa termasuk tindak pidana? Bagaimana penegakan hukumnya?
3. Bagaimana persepsi akademisi dan praktisi hukum?

C. Metodelogi
Pendekatan: Empiris-Yuridis-Normatif-Kriminologis (ya emang banya, liat aja Rumusan Masalahnya) :|
Analisis: Deskriptif, Kualitatif
Metode pengumpulan data: Wawancara terbuka, Purposive Sampling

BAB II
ISI
(langsung aja ya)
1. Yang menyebabkan:
a. mahasiswa sebagai pemakai jasa bilang mereka pakai jasa ini karena merasa menulis ilmiah itu gak penting dan hanya merupakan syarat administratif. Ada sebagian juga bilang mereka memakai jasa ini karena mereka ngerasa ini bukan sesuatu yang melanggar hukum (hmmm)
b. sebenernya ada persentasi hasil temuan lapangan dari hasil wawancara itu, baik pemakai jasa ataupun penyedia jasa, nanti deh kapan-kapan di share karena butuh waktu banget untuk mempermudah penjabarannya :)
c. intinya mahasiswa ngerasa tanpa skripsi mereka bisa sukses, karena banyak komponen penilaian lain, skripsi itu hanya formalitas. biaya jasa buat skripsi pun lebih murah daripada bayar semesteran.

2. Apa termasuk tindak pidana?
- Belum dikatakan tindak pidana secara formil, karena UU belum mengaturnya. tapi kita harus ingat bahwa hukum gak melulu tentang UU, tetapi juga secara materil, alias nilai nilai yang hidup dalam masyarakat. misalnya: nilai kepatutan, norma akademik dsb, dalam hukum pidana ini dikatakan sebagai Sifat Melawan Hukum Fungsi Positif. UU bilang itu bukan kejahatan, tapi masyarakat bilang itu jahat. jadi kesimpulannya secara formil praktik ini bukan kejahatan, tapi secara materil ini kejahatan.

3. Bagaimana penegakan hukumnya?
-aku riset di Polres Sleman dan Polresta Yogyakarta, kedua kepolisian tersebut mengatakan itu bukan pidana, jadi gak ada penindakannya apalagi penegakan. gak ada yang masuk penyidikan apalagi pengadilan
-hmm, sempet ada diskusi (atau debat?) antara aku sama orang orang di reskrim, tapi secara akademik, sopan dan tujuannya belajar serta mencari kebenaran, kesimpulan ahirnya mereka sepakat ini kejahatan, tapi tetep sulit ditindak.

4. bagaimana persepsi akademisi dan praktisi?
a. Pak Artidjo Alkostar, sebagai hakim agung yang progresif, beliau bilang ini jelas suatu bentuk merosotnya moral mahasiswa, harus ditegakan. penyidik harus melakukan penemuan hukum apapun caranya. tugas penyidik bukan hanya menindak pelaku, tetapi juga menjalankan fungsu proteksi dari hukum pidana itu sendiri (progresif sekali beliau ini)
b. Prof Eddy, Guru besar Hukum Pidana UGM ini mengatakan secara normatif bukanlah pidana, karena sifat melawan hukumnya tidak terpenuhi (aku gak wawancara langsung sama beliau, cuma via email dan itu yang aku tangkap dari pendapat beliau) Prof eddy berpendapat demikian dari sudut pandang seorang akademmisi
c. Pak Mudzakkir, Ahli Pidana yang sering diundang di ILC ini mengatakan, tidak ada UU yang mengatur, jadi belum dikatakan pidana. unsur-unsur dari beberapa UU yang penulis hipotesakan mampu menjerat pelaku diantaranya pasal 56 UU Sisdiknas (tentang orang yang membantu orang lain dapet gelar sarjana) tidak terpenuhi karena unsur "Satuan pendidikan yang tidak sah" tidak terpenuhi. terus ada 1 pasal lagi, tapi aku lupa, kalo gak salah pasal 23 UU ITE, tentang seseorang yang merubah dokumen orang lain. itu juga gak terpenuhi karena unsur "otentik" tidak terpenuhi
- FYI, di Pidana kalau ada 1 unsur aja yang gak terpenuhi dari rumusan pasal yang didakwakan, maka orang tersebut harus dibebaskan dari dakwaan. (ini cuma penjabaran sederhana aja, kalau mau dijelasin panjang banget dan akupun masih belajar :) jadi harap maklumnya)


ya itu aja sih yang bisa aku share atas hasil riset dan penyusunan skripsi ku yang kurang lebih ditempuh selama 4-5 bulan. itu cuma penjabaran singkat banget, aku belum jelasin teori yang aku pake untuk analisis itu. total semua skripsi ku 220 halaman, jadi maklum aja ya kalo apa yang aku jelasin diatas belum jelas dan masih ngambang, hehehe :D

Postingan Pertama setelah Menjadi Sarjana Hukum

gila gila..udah terlalu lama gak nulis..ntah kenapa mood untuk nulis susah banget dikumpulin, apalagi setelah 4 bulan kemarin ngebut banget ngerjain skripsi sampe pala dan mata jadi panas..kok 4 bulan? cepet banget? ngejar pin emas ya? ngejar gelar lulus tercepat ya? ini ya? itu ya? hehehehe, itu salah semua, jawabannya cuma satu: supaya nggak kena bayaran SPP, uang bimbingan skripsi, uang kost dan biaya hidup di jogja :p hehehe

kalo ditotal-total aku tinggal di jogja 3 tahun 5 bulan dan Alhamdulillah sekarang udah resmi jadi sarjana hukum dan tinggal nunggu wisuda aja tanggal 31 Mei nanti. Sidang skripsi ku yang semula dijadwalkan tanggal 15 Februari 2014 dan diuji oleh Pak Artidjo Alkostar , Pak Salman Luthan serta Pak Abdul Kholiq harus ditunda karena gunung kelud saat itu meletus (tanggal 13 Februari 2014) dan karena itu, bandara Yogyakarta ditutup dan gak beroperasi. Kabar penundaan sidang itu baru dikabarin pihak kampus tanggal 14 Februari malem..hmhmhm pas baca sms itu agak nyengir-nyengir bodoh gitu sih, soalnya jadi gak terlalu exited. dan ternyata penundaan itu bukan cuma satu hari, tapi lebih dari 2 minggu. iyaaaa, aku jadinya sidang tanggal 28 Februari 2014) fufufufu. tapi Alhamdulillah semua berjalan lancar dan cukup puas dengan hasilnya, dan jadilah pada hari itu aku resmi menjadi sarjana hukum di usia 20 tahun. selama skripsi, temen yang paling senasib namanya ekha, dia itu temen satu perjuangan banget, mulai dari pembimbing, hari seminar proposal, skripsi di acc untuk sidang dan sampe hari sidang bahkan pengujinya sama, ditarik ulur sama kampusnya pun sama, bener-bener seperjuangan banget. ketawa (miris) bareng, panik bareng, tapi saling nguatin juga :D

with @ekhanf (kiri) , skripsi jalan, ngebolang juga jalan :D


namanya mau sidang, sejujurnya agak tegang dan tiap orang ngatasin stress dan tegangnya macem-macem, ada yang banyak belajar, banyak latihan, banyak berdoa. kalo aku termasuk yang mana? aku sejujurnya gak terlalu ngelakuin semuanya, itu semua aku lakuin sampe H-3. tapi begitu H-3 aku malah ngurangin banget khususnya belajar dan latihan ngomong, karena aku selalu ngerasa kurang dan ntah kenapa malah gak PD, dan akhirnya malah stress serta panik. jadi gimana ngatasinny? klo aku malah nonton film film yang aku suka, aku waktu itu nonton Running Man (Reality show nya orang korea, asli lucu, gak kaya acara lawaknya orang indonesia), nonton drama korea yang lucu-lucu, intinya aku nonton yang bisa ngebuat aku ngerasa enjoy dan tenang :D

dan akhirnya, pada saat hari sidang, Ekha di uji terlebih dahulu setelah itu aku. jujur aja aku ngerasa didalem ruang sidang cuma 20 menitan, ternyata kata temen ku yang diluar tuh lama banget, lebih dari 45 menit. ujiannya ya susah susah gampang, standar mahasiswa hukum, ditanya tentang skripsinya, risetnya, teori-teori dasar hukum dan hukum pidana (krn aku concern ke pidana) serta yang pastinya praktik baca Al Quran :) setelah sidang dan dinyatakan lulus dan jadi SH, beberapa temen-temen ada yang nungguin dan nyemangatin dari awal, and here they are :D
walau jomblo, tetep dapet bunga dan coklat :D

gak lama setelah sidang itu, aku langsung nyari tiket pulang dan packing barang, karena orang rumah udah pada kangen katanya, aku gak pulang ke rumah lebih dari 1 semester, bahkan lebaran tanhun 2013 aku gak pulang karena aku ada kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di dusun sepakis, desa kaliglagah, purworejo, jawa tengah. jadilah keluarga ku nyuruh cepet pulang ke rumah setelah urusan administrasi beres.

dan sekarang, udah hampir satu bulan aku di tanah kelahiran dimana keluarga ku tinggal dan tempat kelahiran ku, kota yang meski macet dan sumpek tetap ku cintai, karena (mungkin) aku pernah (atau masih) jadi salah satu penyebabnya hehehe. ngapain aja di jakarta? seminggu pertama menye-menye dan manja-manja aja di rumah, biasa di kost mau makan harus beli, sekarang bisa minta dimasakin, bisa gelendotan ke kakak dan adek ku. bisa makan di nikahan orang (loh?) :p pokoknya 1 minggu pertama seneng-seneng. minggu kedua dan sampe hari ini bikin CV dan berusaha apply kerja atau apply beasiswa. tapi sampe sekarang belum nemu yang sreg. ahirnya orang tua udah nyuruh untuk mantepin bahasa inggris supaya daya tawar ku di dunia  kerja lebih bagus, karena cumlaude dan lulus cepet aja gak lengkap klo bahasa inggris gak cukup bagus, apalagi untuk beasiswa.hmmm jadilah nyari tempat bahasa inggris yang oke. udah muter muter nyari lembaga kursus yang bagus tapi gak nemu yang sreg di hati. kakak ku sendiri nawarin untuk ke kampung inggris, dan salah seorang sahabat juga ngedukung banget untuk kesana, rekomendasiin banget deh :) dan setelah mikir panjang, konsultasi ke orang tua dan pertimbangin biaya baik pendidikan dan biaya hidup (jujur aja udah agak gak enak minta uang ke ortu) ahirnya dengan kemantapan hati dan mengucap Bismillah, aku udah niat banget belajar bahasa inggris disana, walaupun gak ada temen bareng, walaupun sendirian, walaupun nekat-nekatin pake kreta ekonomi sendirian ke kota orang, walaupun katanya agak minim fasilitas disana, hajarlah pokoknya!!! toh KKN yang desanya susah listrik aja aku bisa, selama niatnya belajar pasti enjoy. apalagi denger dari orang orang yang pernah kesana katanya disana kondusif banget, banyak orang orang hebat yang semangatnya luar biasa, wiiiii aku selalu suka orang yang punya semangat luar biasa :D aaahhh ga sabar lah pokoknya ;)

buat temen-temen yang punya info atau pengalaman yang oke tentang kampung inggris boleh banget loh di share heheh :) terutama untuk lembaga yang punya program speaking yang oke

Thursday, 19 September 2013

how i love my blog background

Alhamdulillah, semenjak pulang ke rumah ini blog lumayan sering di update, kalo di kosan tuh miskin banget sama modem..ada modem tapi males banget ngisi quotanya..sebenernya bukan males sih, tapi cukup tekor juga pembukuan kalo BB dan modem diisi..rasanya minta ke orang tua kalo cuma untuk urusan seneng-seneng kaya gini tuh segen banget..kalo ada tugas aku biasanya memanfaatkan wifi kampus dan perpus kampus, jadi keinginan untuk beli pulsa modem tuh kecil banget

*ayo fokus mei!* kebiasaan

iyaaaa..aku suka banget sama background blog ini, perhatiin deh..coba deh perhatiin berita-berita tentang demonya mahasiswa, di sebagian demo, banyak banget yang pake aksi-aksi gak jelas semacam bakar ban, rusakin pager, rusakin mobil, timpuk-timpukan dll. dan aksi kaya gitu gak ditakutin para polisi yang berjaga disitu dan para aparat yang erada disitu

tapi begitu si mahasiswa 'melempar' buku ke arah aparat, mereka langsung ngomong "get cover, he has a book"
yup, temen-temen pasti tau lah ya..maksud 'melempar' disini bukan kaya perang gitu, tapi si aparat itu takut karena si mahasiswa menggunakan cara-cara yang intelektual..jadi inget kata mantan presiden soekarno

 "beri aku 10 pemuda, maka akan ku guncang dunia" 

ya intinya gitu lah. aparat akan lebih takut dengan intelektual mahasiswa, daripada dengan aksi kekerasan mahasiswa..mereka akan lebih takut dengan pemikiran dan gagasan mahasiswa yang mungkin bisa 'meruntuhkan' mereka

mereka akan lebih takut berdebat dengan mahasiswa, terlebih dengan mahasiswa yang cerdas daripada berantem sama mahasiswa..

jadi pada intinya, aku merasa mahasiswa itu sangat amat mempunyai fungsi kontroling pemerintah dan aparat kalo ada yang salah di  negeri ini, maka dari itu, 'hancurkan' yang 'merusak' dengan buku, dengan pengetahuan, dengan dialog panjang yang berbobot..beri masukan dengan konsep, dengan opini yang berbobot juga :)

buku adalah jendela dunia dan keberanian adalah pintunya

salam satu bangsa :)

Wednesday, 18 September 2013

semua jurusan, akan melebur menjadi satu di dunia kerja

kali ini mau share tentang jurusan hukum, siapa tau berguna :)

menurut ku pribadi, jurursan hukum itu jurusan yang cakupannya luaaasss bgt..karena selalu berhubungan dengan regulasi dan kebijakan..dan hampir semua sektor di indonesia, pasti ada kebijakan tersendirinya..sehingga semuanya butuh hukum..butuh regulasi, butuh yang namanya kepastian hukum :)

seorang dosen pernah bertanya pada kami saat beberapa hari resmi menjadi mahasiswa hukum, beliau adalah bapak Suparman Marzuki (ketua KY yang sekarang) beliau tanya:
"siapa yang disini nyesel masuk jurusan hukum?" beberapa orang tunjuk tangan
"kamu emangnya mau jadi apa?"
"saya mau jadi dokter pak"
"kamu emang gabisa jadi dokter, tapi kamu bisa mempelajari hukum kesehatan, disana ada administrasi kedokteran bahkan kamu juga bisa kerja di rumah sakit, sebagai legal consultant atau bahkan yang ngebuat aturan khusus di rumah sakit itu antara pasien dengan rumah sakitnya. kamu mau gak mau juga belajar tentang kedokterannya kan"
"saya mau jadi Ekonom pak, saya tertarik sama pasar modal"
"yaudah nanti semester 5 atau 6, kamu ambil mata kuliah hukum pasar modal"
"saya mau jadi diplomat pak"
"justru diplomat harus paham hukum supaya negosiasinya bagus, nanti ambil mata kuliah hukum diplomatik dan konsuler, arbitase internasional, HAM internasional dsb"


intinya, beliau mengatakan, semua pekerjaan pasti butuh mahasiswa hukumnya..tapi beberapa pekerjaan hukum gabisa diambil mereka, misalnya: hakim, jaksa, advokat..itu mutlak harus jurusan hukum.meskipun tetap aja, hukum selalu membuthkan ilmu lain. advokat gak akan bisa bikin pledooi (nota pembelaan) kasus pidana kesehatan kalau gak menghadirkan orang kedokteran. hakim gak akan bisa memutuskan dengan adil sebuah kasus kerusakan lingkungan kalau nggak mendengarkan pendapat dari ahli lingkungan

pada intinya, semua jurusan memang akan menyatu menjadi satu dalam dunia kerja.kalo aku pribadi tadinya pengan masuk jurusan psikologi atau sosiologi, tapi Alhamdulillah semua itu aku dapet di fakultas hukum, di mata kuliah antropologi hukum, sosiologi hukum, kriminologi dan viktimologi

aku pribadi suka agak sebel sama dosen yang terlalu mengagungkan ilmu hukum..kaya waktu menanggapi putusan MK soal migas, ada salah satu dosen yang ngomong "itu UUnya aneh, sangat bertentangan dengan asas-asas hukum" aku ngerasa, dosen itu terlalu memandang hukum sebagai panglima tertinggi, padahal, hakikat ilmu itu sendiri adalah masyarakat, adalah sebagaimana ilmu itu dapat menjalankan fungsi sosialnya, bukan hanya empirik..itu yang kadang gak disadari sebagian orang. mereka seolah lupa bahwa ilmu ada untuk kembali lagi ke masyarakat, mereka seolah merasa keilmuan mereka yang paling baik dan segala tindakan yang mereka ambil harus bersumber dari buku-buku kuliah yang mereka baca waktu kuliah, kalau beda ya tandanya ngaco. kecuali kalau memang yang dibicarakan sebatas "sudut pandang" keilmuan tertentu, dan sudut pandang itu kan belum tentu benar, hanya saja memang harus didengar..

MK tentunya dalam memutuskan suatu undang-undang yang di JR (judicial review) ditolak atau diterima sudah mendengarkan pendapat dari berbagai aspek, sosial, hukum itu sendiri dan pastinya ilmu tentang UU yang di JR tersebut. selain MK, di pengadilan biasa pun juga seperti itu, ada agenda mendengarkan pendapat ahli apabila kasus tersebut diluar keahlian hakim/jaksa/pengacara. ilmu lain sangat mendukung untuk menciptakan suatu keadilan dalan produk hukum yang bernama putusan ahir :)

aku merasakan itu gara-gara lomba peradilan semu, dimana saat lomba itu, aku harus menghubungi orang-orang yang kompeten di bidangnya masing-masing, dalam hal ini ahli lingkungan, geologi, pasar modal, pertambangan dan IT, dan aku melihat, semua ilmu bergabung, untuk sebuah keadilan yang tertuang dalam lembaran yang bernama putusan ahir :)

karena pada intinya, apapun yang kita jalani sebagai mahasiswa harus kembali lagi kepada masyarakat..jangan sampai kuliah kita seolah-olah hanya sebagai proses untuk kita bekerja dan memuaskan hasrat gaya hidup mewah yang kita inginkan..APBN terbesar adalah untuk pendidikan, APBN terbesar adalah dari pajak, pajak dari masyarakat..jangan sampai subsidi pemerintah untuk kita di bidang pendidikan, tidak kembali kepada masyarakat..jangan terlalu sibuk untuk memperkaya diri sendiri tanpa ingat, bahwa ilmu tidak hanya indah apabila berahir hanya dengan pundi-pundi rupiah

salam satu bangsa :) 

keajaiban Al-qur'an Subhanallah

lagi iseng-iseng buka timeline twitternya seorang temen yang sangat baik..dia ngeRT beberapa berita dari republika online..intinya tentang tata surya dan bumi serta isinya gitu dan digabungkan dengan ayat-ayat Al-qur'an..

disitu digambarin kalo setiap yang Allah tuliskan di Al-quran dari dulu yang bahkan belum terdeteksi sama ilmu pengetahuan itu ahirnya terbukti kebenarnya..yang membuktikan adalah hasil penelitian dan oleh peeliti-peneliti hebat

gak kaget kalo Al-qur'an merupakan wahyu Allah kepada nabi Muhammad SAW yang paling mulia..gimana nggak, hal-hal yang bahkan belum tersentuh ilmu pengetahuan, telah tertulis jelas di Al-Qur'an :"")
and like my friend said ""NO COINCIDENCE"

gitu katanya, setujuh sih..emang gada sesuatu yang kebetulan di dunia ini :):):) semua sudah direncanakan, iya, kan?

jadi, nikmat tuhan yang mana lagi yang mau engkau dustakan?

pernah denger beberapa pendapat para ateis yang aku baca di buku "aku beriman maka aku bertanya" (oh iyaa, ini buku bagus banget!!) bukunya itu tentang seorang ateis yang ahirnya masuk islam karena membaca Al-qur'an dan ahirnya dia menulis buku itu..keren banget bukunyaaa *serius*

oke back to topic
intinya, para ateis bilang "yang menciptakan Al Qur'an adalah nabi Muhammad SAW, karena begitu banyak arab-isme disana..pokoknya itu buatan Muhammad

logika si penulis itu bilang "kalopun itu buatan nabi Muhammad SAW, pastilah dia adalah seorang peramal yang sangat ebat, karena sangat banyak hal-hal yang diungkap Al-qur'an yang belum sempat dibuktikan pengetahuan pada masa itu..pastilah Nabi Muhammad adalah orang yang sangat amat cerdas"

yup, bisa dikatakan,mustahil kitab sehebat itu dibuat oleh seorang manusia sekalipun, yang bisa menciptakan itu hanyalah Allah semata :)

aku bangga menjadi muslim, aku bersyukur menjadi muslim
dan level tertinggi dari bersyukur adalah bertaqwa kepadaNYA :)

nih link nya:




ntar dibuka aja itu semua, ada link nya kok untuk menuju ke berita yang lainnya :)

"maha benar Allah dengan segara firmanNYA"

iseng-iseng buka FB, nemu ginian :p

ternyata dari kecil aku udah suka nulis-nulis gak jelas gini yah..baru sadar
ini di notes FB gitu, tahun 2009 coba .____.
hm waktu masih SMA kelas 2 kayanya
tapi ternyata, mimpi ku sama, tapi masih lebih sederhana :) semoga mimpi-mimpi ku itu gak sekedar mimpi yaaa..semoga kuat ngadepinnya pas di dunia kerja nanti, aamiin :')
check this out:
eh iya, btw ini linknya, bisa dilihat itu tahun berapa :p
https://www.facebook.com/notes/medina-widya-burhan/komunitas-sapi-betina/21713389985

kemaren gue nonton metro TV , gue lupa jam berapa , gue lupa di acara apa , yg pasti tu acara tentang realita kehidupan 


yg dibahas kali ini adalah komunitas sapi betina , awalnya gue kira komunitas ibu ibu pengajian . ternyata itu adalah kumpulan anak2 punk yg gayanya aneh , sok ngikutin tren luar negri , yg gayanya alay , yg serem , yg suka nongkrong di stasiun sambil ngerokok , badan penuh tato dsb 


tapi ternyata di lingkungan tempat tinggalnya 
... 

mereka ngebangun peradaban kecil yg mereka pimpin , disitu mereka membuat 'sekolah' keterampilan buat warga2 yg pengen belajar secara gratis ! emg sih yg diajarin bukan baca , nulis dsb selayaknya sekolah , tapi mereka ngajarin cara ngebuat sablon , cap , grafiti , pkoknya yg berbau seni dan mereka ngebuat itu sbg tambahan skill buat warga2 disekitarnya 

gue sih ga bilang mereka bener , tp segaknya gue sadar , MEREKA ADALAH KORBAN dari kegagalan pemerintah indonesia selama ini 
seandainya org2 ky gt dikasih arahan , pelatihan , dsb , gue yakinnn bgt bs ngurangin tingkat kemiskinan , anak ajalan , pengangguran dsb 

... 
hayalan 

kalo dewasa nanti gue pengen punya panti sosial buat anak2 jalanan , tp gue harap impian gue ga berhasil alias ga tercapai . why ? karena gue harap pas generasi gue udah dewasa GA ADA LAGI ANAK JALANAN YG PUTUS SEKOLAH DAN NGEBUTUIN PANTI SOSIAL ! 
amin , amin , amin

ayo buka situs KKN kami

http://desakaliglagah.wordpress.com/

itu link nya :D disitu ada laporan KKN dan foto-foto legiatan
semoga membantu
khususnya yang mau KKN :D