Showing posts with label Dunia Kampus. Show all posts
Showing posts with label Dunia Kampus. Show all posts

Tuesday, 30 May 2017

Post yang (insya Allah) Berguna bagi Para Capeng XD

Pengalaman Mencari Vendor Catering

Hallo para capeng,
Kalo kalian nyasar ke blog ini, hampir dipastikan kalian udah yakin dengan calon pasangan hidup kalian dan sekarang lagi mulai  nyari-nyari vendor untuk persiapan “Hari H” kalian nanti XD betul gak? Hehehe

Okei, nggak usah basa basi, di tulisan kali ini gue bakal ngereview tentang beberapa catering yang sempet gue check performnya, here they are!


1. Alisha Anjani

Gue sama mas calon emang sepakat gamau terlalu  jor-jor-an ngeluarin duit buat acara pernikahan, maklum, kami berdua emang sepakat untuk pake uang tabungan kami untuk acara kami ini, selain itu juga kami sadar, jalan yang harus dilaluin setelah ini masih panjaaaang. Makanya tugas kami adalah mencari catering yang enak tetapi harganya tetep ramah :D

Kami memulai dunia per-testfood-an sekitar bulan Maret 2017 ini, dan Alisha Anjani adalah catering pertama yang kami coba. Gue tau Alisha Anjani dari hasil blogwalker aja, intinya yang gue tanggep, catering ini enak dan murah. Okei, langsung deh gue ngehubungin ownernya, kalo ngga salah tante diah, gue WA beliau dan minta Price List nya, sayangnya tante diah belum mau ngasih harga, beliau ngajak gue untuk TF dan ngeliat performnya terlebih dahulu.

Akhirnya kami TF di Islamic Center Bekasi. Ternyata Alisha Anjani ini dulunya adalah Sanggar yang kerjasama sama Anggraela Catering, tapi beberapa tahun terakhir Alisha Anjani memilih terjun ke dunia catering juga, lengkap dengan dekor, dokumentasi dan musik, intinya udah paket lengkap gituuuu.

Gue dan si Mas langsung disuru icip-icip sama tante diah, kami nyicipin nasi kebuli, sapi lada hitam, ikan asam manis dan ayam (lupa dimasak apa hehehe) dan kesannya adalah: semua enak, semua sangat layak untuk disajikan ke tamu-tamu. Nggak ada rasa yang aneh-aneh (kebanyakan bumbu, hambar dll). Setelah cukup sreg dengan rasanya, kami langsung tanya harga. Gue agak lupa berapa tepatnya, kalo nggak salah untuk 800 tamu/400 undangan sekitar 70jutaan, all in. Harganya tersebut katanya akan naik beberapa bulan kedepan, tapi khusus yang TF hari ini masih bisa pakai harga lama.

Tante Diah juga ngejelasin, harga tersebut diluar charge gedung, karena saat catering masuk ke suatu gedung pernikahan, mereka akan di charge lagi sama si gedungnya yang otomatis chargenya tersebut bakal dibebankan ke capeng melalui kenaikan harga catering. Kami juga baru tau konsep itu yang ternyata emang dialami hampir semua catering even mereka adalah rekanannya  si Gedung, makanya gak jarang kalo kita minta PL sama catering, beberapa dari mereka bakal tanya "Gedungnya dimana ya?" hehehehe. Kalo dipikir-pikir boleh juga nih bisnis gedung pernikahan, selain dapet charge dari capeng, ternyata dapet charge juga dari cateringnya XD

Nilai charge juga beragam, biasanya klo rekanan emang lebih murah. Ada yang mematok langsung jumlah Rupiahnya, ada juga yang pake presentasi harga catering (biasanya 10-50%!) tapi biasanya masing-masing catering juga ada subsidinya buat charge, kalo Alisha Anjani ini 2jt Rupiah, artinya klo chargenya 10jt, harga catering akan dinaikan 8juta gitu karena 2jutanya dibayarin Alisha Anjani.

Setelah cukup paham dengan penjelasan tante diah, cocok dengan rasa dan harga, akhirnya kami beralih untik ngeliat perform Alisha Anjani selanjutnya: dekorasi dan make up!

Dekorasinya Alisha ini standar pesta, nggak ada yang terlalu wah tapi masih lumayan, waktu itu ada pohon maplenya warna pink-putih gt, cantik sebenernya, tapi mungkin karena Islamic Center ini cellingnya rada rendah, rasanya rada kaya maksa dan jadi sempit apalagi ditaruhnya ditengah-tengah gt. Kami datang kesana pas acara sudah hampir selesai (sekitar pukul 12:45an), jadi beberapa sudut udah mulai dibersih-bersihkan. Makanan masih nyisa kok yang buffenya terutama, kayanya masalah makanan insya Allah aman hehehe. Kami sih masih tetep sreg, karena masalah dekor kayanya bisa diakalin dan dibicarakan lebih lanjut, oh iya, pengantennya juga cantik riasannya, top lah hehehe.

Meskipun cukup sreg, kami belum berani melakukan pembayaran DP karena kami masih mau mencoba mencari-cari (halah XD) akhirnya di hari yang sama sore harinya, kami TF di Gedung  Pengadaian Kramat, di Anggraela Catering.

2. Anggraela Catering

Pertama kali ngeliat Anggraela  juga dari Blogwalking. Kesan pertama adalah: muraaah. Gue juga ngeliat performnya di youtube, bagus juga kook, nggak nyangka hari gini di Jakarta masih ada catering yang dengan baik hatinya mau ngasih harga yang sangat terbuka dengan fasilitas yang cukup oke.

Beda sama pas gue dan si Mas  datang ke Alisha Anjani, pas kita dateng ke Anggraela ini semua masih bersih, karena pestanya belum mulai XD kesan pertama kami juga cukup baik. Berdasarkan Webnya, kami diberi dua brosur, kuning dan ungu, dikeduanya tertulis sudah termasuk Gedung. Kami langsung senyum-senyum seneng ngebayangin 55jt (brosur kuning) dan 68jt (brosur ungu) untuk 800 tamu udah termasuk Gedung dengan tampilan yang cukup oke.  Saat test perform, kami Tanya sama Bapak Leadernya untuk jelasin gedung mana saja yang bisa dipakai dengan brosur-brosur tersebut.

Waktu itu Pak Leadernya bertanya, kami rencananya di Gedung mana. Karena kami masih belum dp gedung manapun kami coba Tanya untuk harga di Gedung Pengadaian ini, dan kata beliau kami pakai brosur Ungu ditambah sekitar 3-5 juta untuk charge nya dan untuk harga gedung sudah include di catering, dibayarkan langsung ke Gedungnya, jadi kami bayar 68jt (harga brosur ungu) dikurang 10 subsidi gedung) ditambah 3 s/d 5jt untuk charge gedung. Jadi yang membedakan ungu dan kuning adalah gedungnya, bukan pelayanannya.

Akhirnya tibalah kami TF, rada deg2an karena beberapa review orang ada yang komen masalah ikan dan sambel goreng atinya. Cuma pas kami coba, kesan kami adalah, lumayan banget untuk harga dan fasilitas yang diberikan, bahkan aku suka sama ayamnya hehehe. Ntah karena kami berdua yang emang nggak banyak riweh soal makanan atau emang rasanya yang beneran cukup enak, bagi kami rasanya bisa diterima banget, intinya sudut pandang kami saat TF adalah sebagai tamu, bagi kami rasanya Anggraela lebih dari cukup untuk harga dan fasilitas yang diberikan :D

Di Anggraela ini kami  juga belum berani DP karena kami belum dapet gedung dan kami masih mau coba 1-2 test food lagi biar makin yakin.


3. Chikal Catering

Siapa yang nggak kenal Chikal Catering? Kayanya nama Chikal ini udah terkenal banget dikalangan Capeng. Selain harganya yang transparan dan murah, rasanya juga enak. Harganya all in sekitar 75jt untuk 800 tamu dan masih harga bisa disesuaikan apabila ada pengurangan atau penambahan dari paket. Dulu kakak gue pake jasanya si Chikal ini, jadi nggak ragu sama rasanya. Mirip-mirip Alisha Anjani laaah, tapi tetep, soal pudding dan sate ayam, chikal juaranya :D Jujur aja, kami nggak TF di Chikal, karena emang udah percaya. Rencananya setelah dapet gedung, kami akan menentukan pemenangnya apakah Chikal atau Alisha Anjani, makanya kami segera cari gedung. Kriterianya: Celling tinggi (harus bgt karena mau pake bagojong), nggak jauh dari salah satu kami, nggak jalur yang macetnya keterlaluan, parkiran luas, akses jalan gampang dan harganya masuk budget hehehehe. Waktu itu pilihan kami adalah Masjid Baitussalam Billymoon, Beacukai atau Cawang Kencana (walau cawang kencana sebenernya pelaminannya kecil sih).

Nah, pas kita survey ke Cawang Kencana, kita ketemu sama pengelolanya, pengelolanya bilang untuk tahun ini udah full booked, eh emang mas pengelolanya ini ramah banget, beliau ngobrol-ngobrol sama kita, Tanya udah dapet catering atau belum, lalu beliau dengan semangatnya nunjukin sebuah gambar di instagram, kaya gini nih:

 
cantik banget yaa kaya garden party, kebetulan aku suka bgt ijo2an gitu, makanya langsung jatuh hati

Kata mas pengelolanya namanya Adams Catering & Decoration. Pertama kali ngeliat, aku dan mas calon langsung bilang "kayanya kalo pake itu over budget nih mas", tapi si Mas pengelolanya bilang Adams kayanya ada beberapa paket, beliau nyaranin kami buat cari tau dulu karena cantik banget dekornya. Mas pengelolanya jg bilang Adams ini nggak rekanan di Gedung manapun. And then, karena si mas pengelola semangat banget rekomendasiinnya, finally, the story begin! :D



4. Adams Catering & Décor

Pas sampe parkiran, kalimat pertama yang aku bilang ke si Mas adalah:

“Gak usah ditanya kali ya mas, kayanya mahal. Bagus begitu dekornya”

terus kata si Mas, coba tnya aja dulu, mana tau jodoh, hehehe.

Akhirnya gue mencoba browsing tentang Adams Catering and Decoration ini. Sama kaya Alisha Anjani, Adams ini masih belum banyak yang review, webnya pun gabisa dibuka, tapi untungnya Adams punya Instagram @adamscateringjakarta yang postnya lumayan banyak. Disitu ada CP nya, langsung aja aku coba WA dan minta PLnya.

Akhirnya pagi buta dibales sama Mba Dea, Mba Dea ini masih muda, kayanya seumuran aku. Ternyata adams ini kalo senin off, mungkin capek kali ya abis handle acaraa, masih dibales aja aku sangat apresiasi hhiihih.

Pas dikasih PL, ada 4 macam PL, Paket A, B, C dan Premium. Paket A yang paling murah dan Paket Premium tentunya yang paling mahal. Pas liat PL itu aku seneng, karena ternyata masih masuk budget, tapi aku mikir lagi, jangan-jangan di Cawang Kencana itu yang premium, makanya bagus banget XD dan akhirnya daripada banyak menduga-duga, langsung aja gue minta janjian untuk TF.

Oh iya, pihak Adams sempet nawarin kami untuk TF via gojek gitu, jadi nanti makanannya akan dikirim via gojek klo emg gue dan si mas sibuk. Baik banget pelayanan before servicenya, padahal belum tentu deal juga kaaan. Tapi karena kami penasaran sama dekornya, kami memutuskan menyempatkan diri dateng untuk check perform.

Waktu itu acaranya outdoor gitu, di museum satria mandala. Sore hari itu ujan rintik-rintik dan akhirnya akad nikah diadakan indoor di salah satu ruangan di halaman museum. Akhirnya hujan berhenti, dan acara kembali pindah ke outdoor. Yang ada dipikiran gue dan si mas adalah “Bagus yah, ini yang paket apa ya”. Dan pas kita Tanya ternyata: Paket A! Kita langsung senyum-senyum. Jujur, aku udah jatuh cinta banget sama dekornya Adams ini! :D

Okei, nggak boleh terlalu seneng dulu, masih harus TF. Karena apalah arti dekor tanpa rasa yang enak kalo rasanya nggak layak tampil, akhirnya kami icip-icip. Dan……enak! Yeeey, yang ini nggak pake lumayan atau cukup lagi. Tapi enak, titik. Kami ngobrol-ngobrol sama mba dea dan mba yayang yang ternyata anak dan keponakannya sang owner alias tante neng. Penjelasan yang dikasih sama mba yayang ini clear banget, intinya yang gue tanggep, Adams bisa kasih harga yang bersaing karena semua masakan dan dekornya adalah dikelola sendiri, jadinya nggak banyak charge. Berbeda sama catering-catering lain yang menaruh brosurnya di gedung-gedung pernikahan, Adams ini nggak pakee begituan, karena katanya sekali taruh brosur di gedung biayanya lumayan banget. Jadi mungkin itulah alasan tambahan kenapa Adams bisa kasih harga yang ramah, karena promotion levy nya nggak sebanyak catering lain :D cukup dari mulut kemulut, kaya gue ini yang dapet nama Adams dari pengelola Cawang Kencana yang sebenernya juga nggak ada kepentingan sama Adams hehehe. Selesai ngobrol-ngobrol, gue langsung bilang ke Mas:

“aku mau pake Adams ya” dan si Mas langsung bilang “tumben kita sama dek” XD

Dan langsuuung, gue sama si mas cepet-cepet cari gedung, kami juga sempet Tanya “kalo ternyata gedungnya baru dapet awal tahun depan (2018 awal) gimana? boleh gak harganya tetep ngikut yang ini?” dan jawabannya “boleh!” astagaaa, menenangkan sekali untuk capeng kaya kami XD


Alhamdulillah, beberapa minggu setelahnya kami dapet gedung, yaitu di Gedung Veteran Radin Inten (LVRI Radin Inten). Gedungnya dekeeeet banget dari rumah, penginapan deket-deket situ buat keluarga si mas juga ada, parkir luas, akses nggak terlalu sulit bahkan dilewatin beberapa kendaraan umum, kekurangannya 1: Aulanya di Lantai 4 dan sedangkan lift hanya ada 2. Agak deg-deg-an sih, takut kasian tamu-tamunya, tapi dengan kekuatan Bismillah insya Allah lancar deh ya XD.

Oh iya, karena Adams ini nggak rekanan sama gedung manapun, jadi gue Tanya ke pihak gedung, berapa charge yang harus dikeluarin kalo mau pake catering sendiri, tapi ternyata nggak sebesar yang aku pikirin kalo di gedung ini, Alhamdulillah.

Akhirnya beberapa minggu yang lalu kami men-dp Adams dan memilih @malikaweddinghouse untuk sanggar kami, malika ini rekanannya Adams, performnya ciamiik, suka deeeh pokoknya :D semoga kerjasama kami semua bisa sukses untuk acara bulan Desember nantinya :D Bismillah!

Okei, semoga tulisan ini sedikit banyak bisa memberikan inspirasi bagi para capeng ya! Intinya sih pengen share aja bahwa di jakarta ini masih ada cukup banyak catering yang memberikan perform yang bagus dengan harga yang ramah dan paket-paket yang fleksibel, yang penting dari kitanya juga sabar, misal dibalesnya lama jangan baper, kalo nggak dibales-bales coba aja dikirim ulang, mungkin chatnya tenggelam :D



dekor adams waktu aku dateng di test foodnya, di museum satria mandala

@halaman museum satria mandala

Friday, 5 September 2014

Satu Aktifitas Kampus yang Sempat Terlupakan

Lagi ngerapihin file-file yang ada di laptop, ngebuka folder "dunia kampus" kemudian "lomba", ternyata ada satu folder yang hampir terlupakan dan jarang dibahas hehehe. Folder itu judulnya "Karya Tulis_Unbraw". Aku lupa, kalau waktu kuliah pernah ikut lomba nulis karya tulis ilmiah gitu. Judulnya "Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Berbasis Teknologi Guna Memutus Mata Rantai Birokrasi yang Korup" ternyata selain skripsi (Skripsi Medina) aku pernah juga ngeluarin karya ilmiah masa kuliah :") *beneran lupa*

Tapi karya tulis itu bukan aku tulis sendirian, bareng-bareng sama Ekha Nurfitriana dan Frellyka Indana. Sebenernya dari judul udah bisa keliatan kan pembahasannya tentang apa, karya tulis ini berisi masukan kita untuk pemerintah beserta konsep yang kita rekomendasikan untuk menjaring Pegawai Negeri yang berkualitas dan menghindari cara-cara curang. Waktu bikin karya tulis ini, kami dibimbing oleh Dosen kami yang bernama Pak Mahrus Ali. Kami membuatnya sekitar tahun 2013 awal, sebelum skripsian dan KKN.

Aku pribadi sejujurnya lebih suka dunia praktisi daripada riset, makanya aku lebih suka join kegiatannya Komunitas Peradilan Semu daripada kegiatan tulis menulis Ilmiah walaupun sebenernya Komunitas Peradilan Semu pun juga banyak banget nulis-nulisnya (malah berkasnya bisa untuk bikin orang bengek bengek, liat post ku yang INI ). Tapi tetep sih, riset itu menarik banget, apalagi kalau udah berhubungan sama dunia hukum dan masyarakat :D

BTW, temen ku yang namanya Ekha itu juga punya blog dan ngebuat Review singkat soal karya ilmiah kami, ni bisa di cek di BLOG EKHA 

Semoga Bermanfaat
Salam Satu Bangsa!



Thursday, 28 August 2014

Medina's Graduation Day Album


Alhamdulillah..Alhamdulillah..Alhamdulillah J

3 tahun 5 bulan menuntut ilmu di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, akhirnya aku resmi jadi Sarjana Hukum secara de facto dan de jure (halah) hahahaha

Aku exited banget untuk ngelakuin wisuda karena penundaan wisuda ku sekitar 5 bulan (seharusnya aku wisuda maret malah jadinya agustus)..tapi kalo dipikir-pikir, banyak banget hal ‘unik’ yang tersimpan dibalik penundaan ini yang aku rasain sendiri :D hehehe

Aku wisuda tanggal 23 Agustus 2014, di Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia, Jalan Kaliurang KM 14,5, Besi, Sleman, Yogyakarta. Dari Jakarta aku berangkat naik kreta tanggal 20 Agustus 2014 pukul 22.30 dan sampe Yogyakarta tanggal 21 Agustus 2014 pukul 07.00. Aku dijemput sama sahabat ku yang super baik Namanya Maulida Arrohmah :D

Tanggal  22 pagi-sore aku abisin waktu sama temen-temen, ngelepas kangen lah (padahal baru itungan bulan nggak ketemu, hehehe). Ibaratnya temen-temen ku masih pada di jogja, sedangkan aku dari awal maret udah pulang ke Jakarta, jadilah kami muter-muter jogja untuk sekedar cerita sekaligus menikmati kota jogja yang selalu ngangenin :) 22 Sore, aku ke stasiun tugu, jemput papa dan kakak ku..kenapa cuma mereka? Karena mama ku lagi sakit dan aqsha (adek ku) lagi ada acara di kampusnya. Jadilah kami cuma bertigaan hehehehee. Aku sama papa dan kakak ku langsung menuju hotel yang udah aku booking jauh jauh hari, malemnya langsung muterin kota jogja dan kulineran (tetep) terus kami kembali ke hotel di jalan kaliurang KM 15, hotel itu deket dari kampus ku.

untuk persiapan wisuda ini gak banyak yang aku lakuin, untuk kebaya aku pake kebaya yang ada di rumah aja, untuk make up aku di make-up in sama kakak ku, soalnya paling males antre dari pagi Cuma untuk make up, apalagi untuk wisuda aja, beda kalo itu make up untuk acara yang lebih sacral kaya pernikahan orang terdekat hehehe. Cuma sepatu aja persiapan ku yang agak ribet, aku belum pernah pake wedjes apalagi high heels soalnya.

Singkat cerita tanggal 23 pagi aku udah bangun jam 5 dan berniat untuk mandi, eh pas mau mandi air di hotelnya mati. Langsunglah hubungin pihak hotel dan baru ketemu solusinya jam 6.30 yaitu kita pindah kamar. Untungnya selama 1,5 jam gak sia-sia. Kami langsung ber-multi tasking. Kami sarapan, panasin mobil, packing barang-barang dan aku latihan jalan hehehe. Acara dimulai jam 8 dan aku baru mandi jam 06.30 dengan super buru-buru kami siap-siap. Tapi Alhamdulillah jam 07.20 kami udah selesai, bahkan aku udah selesai make up dan pake toga J saat itu juga kami langsung cuss ke kampus. Dengan sedikit berlari karena takut telat, aku isi daftar hadir wisuda dan masuk barisan yang udah disiapkan dan Alhamdulillah gak terlambat.

Setalah dipanggil masuk, berjalanlah acara wisuda dengan khidmat. Pas gladi bersih satu hari sebelumnya, gak ada khidmat-khidmatnya sama sekali. Temen-temen banyak yang ketawa pas nyanyi lagu Indonesia raya dan hymne UII, tapi pas hari H feel wisudanya dapet banget, sempet agak merinding gimana gitu J
Wisudawa hari itu meliputi Doktor, Magister, Sarjana dan Ahlimadya. Total wisudawan 700an, aku lupa jumlah pastinya. dari semua prosesi wisuda aku suka banget kata-katanya pak mahfud "jangan cuma jadi sarjana, jadilah cendikiawan muslim" :)

Setelah selesai wisuda acara, yang gak kalah penting ahirnya tiba, yaitu cari-carian hehehe. Aku dan semua temen-temen sibuk nyari orang tua/pendamping masing-masing, siuk nyari temen-temen juga untuk sekedar ngasih selamat, melepas kangen, ngasih bingkisan dan tentunya foto bareng hehehe. Di wisuda itu katanya nggak boleh bawa hape dan dengan polos (atau bodoh)nya aku bener-bener nurut dan ternyata temen-temen banyak yang bawa untuk hubungin keluarganya dan temen-temen lain. Untungnya sebelum pisah sama papa dan kakak ku, aku sempet kasih tau mereka untuk ketemuan di tenda utama, sisanya biarlah Allah yang mengatur dan feeling serta radar yan berbicara..kalau sudah ditakdirkan bertemu pasti bertemu #halah :p

Begitu wisuda selesai, orang yang pertama ku cari papa sama kakak ku, dengan bantuan beberapa temen akhirnya bisa ketemu dan gak terlalu lama, abis itu langsung ngeliat hape yang dititipin sama kakak ku, udah banyak banget bbm/sms yang masuk dan pas mau bales, gak ada sinyal lama banget sampenya..baru inget kampus ku di gunung L hehehehe. Tapi Alhamdulillah, walau sinyalnya model begitu masih bisa aja ketemu sama banyak temen-temen, pertama kali ketemu sama temen ku yang namanya @fanihusna hehehe langsung lah kami foto bareng, abis itu disusul sama temen-temen KKN dari desa kaliglagah, abis itu ketemu anak-anak ta’mir, ketemu juga sama anak-anak FKPH, sama beberapa anak KPS, sama cewe cewe anak kelas F yang sekelas waktu semester 1 (seneng banget ketemu esty yang udah 3 tahun nggak ketemu karena dia pindah ke Fakultas Kedokteran UMY) dan ketemu temen-temen perjuangan lainnya yang gabisa disebut satu-satu. Oh iya, dan pastinya temen temen dan sahabat sahabat terbaik ku, Pandu, Maulida, Rifka, Windi, Rifki, Iyan, Yanti, Ridwan, Putro dll :D

Alhamdulillah, seiring dengan ucapan dan doa yang banyak dateng mulai dari ketemu langsung, sms, bbm, line, twitter, fb, voicenote dan sebagainya ada juga yang ngasih aku hadiah wisuda ehehehe :D

super makasih untuk windi dan rifka :D btw sampe detik ini aku nggak tau pasti siapa yang ngasih boneka beruang gendut lucu warna coklat itu, siapapun itu terimakasih :) 

thanks juga buat pandu yang udah ngasih bunga dan flashdisk :D i'm trying to like all songs :D semoga persahabatan ini bener-bener bagai kepompong yaaa :D

with papa :D love you pak burhan :*


Rifka, Kakak ku tersayang, Medina, Windi, Pandu :D

w/ anak anak Hukum Tata Negara: Mega, Allan, Reza, Muchlas

mega, allan, medina, maulida, SH :p

Salman, Ridwan, Medina, Rifki, Putro, Pak wo

beberapa hari abis wisuda aku harus secepatnya balik ke jakarta, akhirnya senin malem sebelum aku pulang (aku pulang selasa malem)  aku makan sama beberapa temen-temen ku..kami makan di Muara Kapuas, Jalan Kaliurang KM 15 dan setelahnya kami lanjut ke Alun-Alun kidul, menikmati udara malem jogja rame-rame..banyak cerita cerita unik yang ku denger dari mereka..kami bercerita tentang rencana, mimpi dan sebagainya..aaaaa bakal kangen mereka semua, akal kangen jogja :) see you on the brighter future guys! keep in touch :) semoga ilmu yang kita dapat bisa bermanfaat bagi kita dan orang-orang sekitar kita ya :)

Law Generation

Jogja memang romantis :)

Wednesday, 26 March 2014

Review Skripsi

Tinjauan Hukum Pidana dan Kriminologi Terhadap Praktik Jasa Penulisan Skripsi di 
Kalangan Mahasiswa S1
Oleh: Medina Widya Burhan

oke, sekarang aku mau bahas skripsi ku tapi pake bahasa yang sederhana yaaa :D

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Skrripsi ini intinya mengkaji tentang adanya kekosongan hukum pidana terhadap praktik jasa penulisan skripsi atau kalimat awamnya sebagai perjokian skripsi atau jual beli skripsi. Kalau plagiatisme kan udah jelas tuh sanksinya apa, ada du UU hak cipta, tapi kalo joki skripsi atau jual beli skripsi ini sanksi nya apa? ada gak sih UU nya? kan si joki menghendaki tulisannya di plagiat? unsurnya gak terpenuhi dong? kalau gada UU gak bisa dipidana dong? karena dalam hukum pidana dikenal asas legalitas yang bilang sebuah perbuatan gak bisa dipidana kalo gak ada UU nya. tapi disatu sisi, kalao masalah ini didiemin nunjukin banget adanya degradasi moral akademik.

Intinya sih itu doang (tapi di skripsi ntah kenapa jadinya 7 lembar -___- )

B. Rumusan Masalah
1. Apa yang menyebabkan praktik ini terjadi? Bagaimana modus operandinya?
2. Apa termasuk tindak pidana? Bagaimana penegakan hukumnya?
3. Bagaimana persepsi akademisi dan praktisi hukum?

C. Metodelogi
Pendekatan: Empiris-Yuridis-Normatif-Kriminologis (ya emang banya, liat aja Rumusan Masalahnya) :|
Analisis: Deskriptif, Kualitatif
Metode pengumpulan data: Wawancara terbuka, Purposive Sampling

BAB II
ISI
(langsung aja ya)
1. Yang menyebabkan:
a. mahasiswa sebagai pemakai jasa bilang mereka pakai jasa ini karena merasa menulis ilmiah itu gak penting dan hanya merupakan syarat administratif. Ada sebagian juga bilang mereka memakai jasa ini karena mereka ngerasa ini bukan sesuatu yang melanggar hukum (hmmm)
b. sebenernya ada persentasi hasil temuan lapangan dari hasil wawancara itu, baik pemakai jasa ataupun penyedia jasa, nanti deh kapan-kapan di share karena butuh waktu banget untuk mempermudah penjabarannya :)
c. intinya mahasiswa ngerasa tanpa skripsi mereka bisa sukses, karena banyak komponen penilaian lain, skripsi itu hanya formalitas. biaya jasa buat skripsi pun lebih murah daripada bayar semesteran.

2. Apa termasuk tindak pidana?
- Belum dikatakan tindak pidana secara formil, karena UU belum mengaturnya. tapi kita harus ingat bahwa hukum gak melulu tentang UU, tetapi juga secara materil, alias nilai nilai yang hidup dalam masyarakat. misalnya: nilai kepatutan, norma akademik dsb, dalam hukum pidana ini dikatakan sebagai Sifat Melawan Hukum Fungsi Positif. UU bilang itu bukan kejahatan, tapi masyarakat bilang itu jahat. jadi kesimpulannya secara formil praktik ini bukan kejahatan, tapi secara materil ini kejahatan.

3. Bagaimana penegakan hukumnya?
-aku riset di Polres Sleman dan Polresta Yogyakarta, kedua kepolisian tersebut mengatakan itu bukan pidana, jadi gak ada penindakannya apalagi penegakan. gak ada yang masuk penyidikan apalagi pengadilan
-hmm, sempet ada diskusi (atau debat?) antara aku sama orang orang di reskrim, tapi secara akademik, sopan dan tujuannya belajar serta mencari kebenaran, kesimpulan ahirnya mereka sepakat ini kejahatan, tapi tetep sulit ditindak.

4. bagaimana persepsi akademisi dan praktisi?
a. Pak Artidjo Alkostar, sebagai hakim agung yang progresif, beliau bilang ini jelas suatu bentuk merosotnya moral mahasiswa, harus ditegakan. penyidik harus melakukan penemuan hukum apapun caranya. tugas penyidik bukan hanya menindak pelaku, tetapi juga menjalankan fungsu proteksi dari hukum pidana itu sendiri (progresif sekali beliau ini)
b. Prof Eddy, Guru besar Hukum Pidana UGM ini mengatakan secara normatif bukanlah pidana, karena sifat melawan hukumnya tidak terpenuhi (aku gak wawancara langsung sama beliau, cuma via email dan itu yang aku tangkap dari pendapat beliau) Prof eddy berpendapat demikian dari sudut pandang seorang akademmisi
c. Pak Mudzakkir, Ahli Pidana yang sering diundang di ILC ini mengatakan, tidak ada UU yang mengatur, jadi belum dikatakan pidana. unsur-unsur dari beberapa UU yang penulis hipotesakan mampu menjerat pelaku diantaranya pasal 56 UU Sisdiknas (tentang orang yang membantu orang lain dapet gelar sarjana) tidak terpenuhi karena unsur "Satuan pendidikan yang tidak sah" tidak terpenuhi. terus ada 1 pasal lagi, tapi aku lupa, kalo gak salah pasal 23 UU ITE, tentang seseorang yang merubah dokumen orang lain. itu juga gak terpenuhi karena unsur "otentik" tidak terpenuhi
- FYI, di Pidana kalau ada 1 unsur aja yang gak terpenuhi dari rumusan pasal yang didakwakan, maka orang tersebut harus dibebaskan dari dakwaan. (ini cuma penjabaran sederhana aja, kalau mau dijelasin panjang banget dan akupun masih belajar :) jadi harap maklumnya)


ya itu aja sih yang bisa aku share atas hasil riset dan penyusunan skripsi ku yang kurang lebih ditempuh selama 4-5 bulan. itu cuma penjabaran singkat banget, aku belum jelasin teori yang aku pake untuk analisis itu. total semua skripsi ku 220 halaman, jadi maklum aja ya kalo apa yang aku jelasin diatas belum jelas dan masih ngambang, hehehe :D

Postingan Pertama setelah Menjadi Sarjana Hukum

gila gila..udah terlalu lama gak nulis..ntah kenapa mood untuk nulis susah banget dikumpulin, apalagi setelah 4 bulan kemarin ngebut banget ngerjain skripsi sampe pala dan mata jadi panas..kok 4 bulan? cepet banget? ngejar pin emas ya? ngejar gelar lulus tercepat ya? ini ya? itu ya? hehehehe, itu salah semua, jawabannya cuma satu: supaya nggak kena bayaran SPP, uang bimbingan skripsi, uang kost dan biaya hidup di jogja :p hehehe

kalo ditotal-total aku tinggal di jogja 3 tahun 5 bulan dan Alhamdulillah sekarang udah resmi jadi sarjana hukum dan tinggal nunggu wisuda aja tanggal 31 Mei nanti. Sidang skripsi ku yang semula dijadwalkan tanggal 15 Februari 2014 dan diuji oleh Pak Artidjo Alkostar , Pak Salman Luthan serta Pak Abdul Kholiq harus ditunda karena gunung kelud saat itu meletus (tanggal 13 Februari 2014) dan karena itu, bandara Yogyakarta ditutup dan gak beroperasi. Kabar penundaan sidang itu baru dikabarin pihak kampus tanggal 14 Februari malem..hmhmhm pas baca sms itu agak nyengir-nyengir bodoh gitu sih, soalnya jadi gak terlalu exited. dan ternyata penundaan itu bukan cuma satu hari, tapi lebih dari 2 minggu. iyaaaa, aku jadinya sidang tanggal 28 Februari 2014) fufufufu. tapi Alhamdulillah semua berjalan lancar dan cukup puas dengan hasilnya, dan jadilah pada hari itu aku resmi menjadi sarjana hukum di usia 20 tahun. selama skripsi, temen yang paling senasib namanya ekha, dia itu temen satu perjuangan banget, mulai dari pembimbing, hari seminar proposal, skripsi di acc untuk sidang dan sampe hari sidang bahkan pengujinya sama, ditarik ulur sama kampusnya pun sama, bener-bener seperjuangan banget. ketawa (miris) bareng, panik bareng, tapi saling nguatin juga :D

with @ekhanf (kiri) , skripsi jalan, ngebolang juga jalan :D


namanya mau sidang, sejujurnya agak tegang dan tiap orang ngatasin stress dan tegangnya macem-macem, ada yang banyak belajar, banyak latihan, banyak berdoa. kalo aku termasuk yang mana? aku sejujurnya gak terlalu ngelakuin semuanya, itu semua aku lakuin sampe H-3. tapi begitu H-3 aku malah ngurangin banget khususnya belajar dan latihan ngomong, karena aku selalu ngerasa kurang dan ntah kenapa malah gak PD, dan akhirnya malah stress serta panik. jadi gimana ngatasinny? klo aku malah nonton film film yang aku suka, aku waktu itu nonton Running Man (Reality show nya orang korea, asli lucu, gak kaya acara lawaknya orang indonesia), nonton drama korea yang lucu-lucu, intinya aku nonton yang bisa ngebuat aku ngerasa enjoy dan tenang :D

dan akhirnya, pada saat hari sidang, Ekha di uji terlebih dahulu setelah itu aku. jujur aja aku ngerasa didalem ruang sidang cuma 20 menitan, ternyata kata temen ku yang diluar tuh lama banget, lebih dari 45 menit. ujiannya ya susah susah gampang, standar mahasiswa hukum, ditanya tentang skripsinya, risetnya, teori-teori dasar hukum dan hukum pidana (krn aku concern ke pidana) serta yang pastinya praktik baca Al Quran :) setelah sidang dan dinyatakan lulus dan jadi SH, beberapa temen-temen ada yang nungguin dan nyemangatin dari awal, and here they are :D
walau jomblo, tetep dapet bunga dan coklat :D

gak lama setelah sidang itu, aku langsung nyari tiket pulang dan packing barang, karena orang rumah udah pada kangen katanya, aku gak pulang ke rumah lebih dari 1 semester, bahkan lebaran tanhun 2013 aku gak pulang karena aku ada kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di dusun sepakis, desa kaliglagah, purworejo, jawa tengah. jadilah keluarga ku nyuruh cepet pulang ke rumah setelah urusan administrasi beres.

dan sekarang, udah hampir satu bulan aku di tanah kelahiran dimana keluarga ku tinggal dan tempat kelahiran ku, kota yang meski macet dan sumpek tetap ku cintai, karena (mungkin) aku pernah (atau masih) jadi salah satu penyebabnya hehehe. ngapain aja di jakarta? seminggu pertama menye-menye dan manja-manja aja di rumah, biasa di kost mau makan harus beli, sekarang bisa minta dimasakin, bisa gelendotan ke kakak dan adek ku. bisa makan di nikahan orang (loh?) :p pokoknya 1 minggu pertama seneng-seneng. minggu kedua dan sampe hari ini bikin CV dan berusaha apply kerja atau apply beasiswa. tapi sampe sekarang belum nemu yang sreg. ahirnya orang tua udah nyuruh untuk mantepin bahasa inggris supaya daya tawar ku di dunia  kerja lebih bagus, karena cumlaude dan lulus cepet aja gak lengkap klo bahasa inggris gak cukup bagus, apalagi untuk beasiswa.hmmm jadilah nyari tempat bahasa inggris yang oke. udah muter muter nyari lembaga kursus yang bagus tapi gak nemu yang sreg di hati. kakak ku sendiri nawarin untuk ke kampung inggris, dan salah seorang sahabat juga ngedukung banget untuk kesana, rekomendasiin banget deh :) dan setelah mikir panjang, konsultasi ke orang tua dan pertimbangin biaya baik pendidikan dan biaya hidup (jujur aja udah agak gak enak minta uang ke ortu) ahirnya dengan kemantapan hati dan mengucap Bismillah, aku udah niat banget belajar bahasa inggris disana, walaupun gak ada temen bareng, walaupun sendirian, walaupun nekat-nekatin pake kreta ekonomi sendirian ke kota orang, walaupun katanya agak minim fasilitas disana, hajarlah pokoknya!!! toh KKN yang desanya susah listrik aja aku bisa, selama niatnya belajar pasti enjoy. apalagi denger dari orang orang yang pernah kesana katanya disana kondusif banget, banyak orang orang hebat yang semangatnya luar biasa, wiiiii aku selalu suka orang yang punya semangat luar biasa :D aaahhh ga sabar lah pokoknya ;)

buat temen-temen yang punya info atau pengalaman yang oke tentang kampung inggris boleh banget loh di share heheh :) terutama untuk lembaga yang punya program speaking yang oke

Wednesday, 18 September 2013

semua jurusan, akan melebur menjadi satu di dunia kerja

kali ini mau share tentang jurusan hukum, siapa tau berguna :)

menurut ku pribadi, jurursan hukum itu jurusan yang cakupannya luaaasss bgt..karena selalu berhubungan dengan regulasi dan kebijakan..dan hampir semua sektor di indonesia, pasti ada kebijakan tersendirinya..sehingga semuanya butuh hukum..butuh regulasi, butuh yang namanya kepastian hukum :)

seorang dosen pernah bertanya pada kami saat beberapa hari resmi menjadi mahasiswa hukum, beliau adalah bapak Suparman Marzuki (ketua KY yang sekarang) beliau tanya:
"siapa yang disini nyesel masuk jurusan hukum?" beberapa orang tunjuk tangan
"kamu emangnya mau jadi apa?"
"saya mau jadi dokter pak"
"kamu emang gabisa jadi dokter, tapi kamu bisa mempelajari hukum kesehatan, disana ada administrasi kedokteran bahkan kamu juga bisa kerja di rumah sakit, sebagai legal consultant atau bahkan yang ngebuat aturan khusus di rumah sakit itu antara pasien dengan rumah sakitnya. kamu mau gak mau juga belajar tentang kedokterannya kan"
"saya mau jadi Ekonom pak, saya tertarik sama pasar modal"
"yaudah nanti semester 5 atau 6, kamu ambil mata kuliah hukum pasar modal"
"saya mau jadi diplomat pak"
"justru diplomat harus paham hukum supaya negosiasinya bagus, nanti ambil mata kuliah hukum diplomatik dan konsuler, arbitase internasional, HAM internasional dsb"


intinya, beliau mengatakan, semua pekerjaan pasti butuh mahasiswa hukumnya..tapi beberapa pekerjaan hukum gabisa diambil mereka, misalnya: hakim, jaksa, advokat..itu mutlak harus jurusan hukum.meskipun tetap aja, hukum selalu membuthkan ilmu lain. advokat gak akan bisa bikin pledooi (nota pembelaan) kasus pidana kesehatan kalau gak menghadirkan orang kedokteran. hakim gak akan bisa memutuskan dengan adil sebuah kasus kerusakan lingkungan kalau nggak mendengarkan pendapat dari ahli lingkungan

pada intinya, semua jurusan memang akan menyatu menjadi satu dalam dunia kerja.kalo aku pribadi tadinya pengan masuk jurusan psikologi atau sosiologi, tapi Alhamdulillah semua itu aku dapet di fakultas hukum, di mata kuliah antropologi hukum, sosiologi hukum, kriminologi dan viktimologi

aku pribadi suka agak sebel sama dosen yang terlalu mengagungkan ilmu hukum..kaya waktu menanggapi putusan MK soal migas, ada salah satu dosen yang ngomong "itu UUnya aneh, sangat bertentangan dengan asas-asas hukum" aku ngerasa, dosen itu terlalu memandang hukum sebagai panglima tertinggi, padahal, hakikat ilmu itu sendiri adalah masyarakat, adalah sebagaimana ilmu itu dapat menjalankan fungsi sosialnya, bukan hanya empirik..itu yang kadang gak disadari sebagian orang. mereka seolah lupa bahwa ilmu ada untuk kembali lagi ke masyarakat, mereka seolah merasa keilmuan mereka yang paling baik dan segala tindakan yang mereka ambil harus bersumber dari buku-buku kuliah yang mereka baca waktu kuliah, kalau beda ya tandanya ngaco. kecuali kalau memang yang dibicarakan sebatas "sudut pandang" keilmuan tertentu, dan sudut pandang itu kan belum tentu benar, hanya saja memang harus didengar..

MK tentunya dalam memutuskan suatu undang-undang yang di JR (judicial review) ditolak atau diterima sudah mendengarkan pendapat dari berbagai aspek, sosial, hukum itu sendiri dan pastinya ilmu tentang UU yang di JR tersebut. selain MK, di pengadilan biasa pun juga seperti itu, ada agenda mendengarkan pendapat ahli apabila kasus tersebut diluar keahlian hakim/jaksa/pengacara. ilmu lain sangat mendukung untuk menciptakan suatu keadilan dalan produk hukum yang bernama putusan ahir :)

aku merasakan itu gara-gara lomba peradilan semu, dimana saat lomba itu, aku harus menghubungi orang-orang yang kompeten di bidangnya masing-masing, dalam hal ini ahli lingkungan, geologi, pasar modal, pertambangan dan IT, dan aku melihat, semua ilmu bergabung, untuk sebuah keadilan yang tertuang dalam lembaran yang bernama putusan ahir :)

karena pada intinya, apapun yang kita jalani sebagai mahasiswa harus kembali lagi kepada masyarakat..jangan sampai kuliah kita seolah-olah hanya sebagai proses untuk kita bekerja dan memuaskan hasrat gaya hidup mewah yang kita inginkan..APBN terbesar adalah untuk pendidikan, APBN terbesar adalah dari pajak, pajak dari masyarakat..jangan sampai subsidi pemerintah untuk kita di bidang pendidikan, tidak kembali kepada masyarakat..jangan terlalu sibuk untuk memperkaya diri sendiri tanpa ingat, bahwa ilmu tidak hanya indah apabila berahir hanya dengan pundi-pundi rupiah

salam satu bangsa :) 

ayo buka situs KKN kami

http://desakaliglagah.wordpress.com/

itu link nya :D disitu ada laporan KKN dan foto-foto legiatan
semoga membantu
khususnya yang mau KKN :D

Lomba Kedua di UI, Alhamdulillah

menyambung post yang sebelumnya

ini lomba yang kedua nih
sama, masih peradilan semu juga

btw, aku nulis gini gada maksud pamer yaaah, cuma berusaha memotifasi dan meluruskan arti lomba itu sendiri..jangan sampe lomba itu cuma diartikan sebagai ajang keren-kerenan dan ngumpulin sertifikat

tapi harus diingat, bahwa pada dasarnya, lomba, organisasi, seminar dan sebagainya itu ya emang buat kita dimasa depan, ilmunya yang dicari, bukan cuma status..karena ilmu yang akan ngebantu kita kedepannya dan bangsa ini kedepannya :)

nah lanjut lanjut..
lomba yang kedua ini di Universitas Indonesia..
Kasusnya beda, klo di UAJJ tentang pencurian pulsa, ini tentang pencemaran lingkungan dan Kejahatan Pasar Modal
kok dua? iya 2..standar lomba emang 2 berkas..berkas penyisihan itu full dari pra peradilan sampe BAP, kalo berkas final (yang pasar modal) cuma peradilannya aja (penyidikan dll nggak)

karena tentang lingkungan, ya kita juga harus belajar tentang lingkungan mulai dari administratifnya (segi hukum) sampe zat-zat yang merusaknya..bahkan tim barang bukti sampe ngebuat AMDAL..itu susah bgt loh, banyak pula hmhm

tapi Alhamdulillah semua selesai..kok bisa?ya karena cari tau!cari tau sama anak kedokteran (tentang zat yang mematikannya) cari tau sama anak kimia, industri, lingkungan dsb
kita juga 'kuliah' lagi sama dosen-dosen dari fakultas lain

belajar tentag DAM (penampungan air)
dan pastinya, belajar tentang aspek hukumnya juga (izin amdal dll)

dan Alhamdulillah juara 2 lagi
juara 1nya Trisakti juara 3nya Unpad..
cukup banyak universitas ternama yang ikut, kaya UGM,  Undip, U pancasila, Unpar
pokoknya lomba peradilan semunya UI ini merupakan lomba yang diminati, karena pesertanya selalu banyak (biasanya 16 tapi UI 20) pesertanya sangat banyak..sehingga tantangannya juga lebih besar

pas lomba itu, aku ngerasa banyak banget orang hebat..aku ngerasa cukup optimis sama masa depan indonesia

aku ngerasa mereka adalah calon partner ku untuk membangun negeri ini..aku merasa begitu kecil melihat mereka hihi
tapi serius, aku emang ngerasa gak ada apa-apanya dibandingan mereka, mereka cerdas-cerdas..

jadi inget lagu bangun pemudi pemuda

"masa yang akan datang, kewajiban mu lah"

hallo indonesia, tunggu kami ya :) semoga ilmu kami bermanfaat bagi mu..semoga lomba ini tidak berahir di sertifikat  dan prestise semata :)

UII, Allah hu Akbar!!!!!!

di lomba ini, aku jadi hakim anggota 1

Kompetisi Peradilan Semu tingkat Nasional di Univ Atma Jaya Jakarta

waaaaah, ini lomba udah lamaaa banget, sekitar awal tahun 2012, tapi baru ada kesemoatan ngeshare sekarang
di UII, kampus ku, ada sebuah komunitas bernama "Komunitas Peadilan Semu" disana, aku pribadi ngerasain banyak banget dapet ilmu yang bermanfaat, mulai dari kuliah sampe ilmu "memanusiakan manusia"
aku banyak banget dapet pengalaman disana

intinya, komunitas itu adalah komunitas yang agenda utamanya adalah mengikuti lomba peradilan semu yang dibuat oleh kampus-kampus se indonesia..tapi gak cuma itu, selain mengikuti lomba, kami semua punya program kerja yang harus kami kerjakan.. ay seperti UKM-UKM kampus pada umumnya, kami juga punya AD/ART dan menggelar Mubes, ada struktur organisasinya juga, ya pokoknya begitu lah :D

nah, di awal tahun 2012 kemarin, kami mengikuti lomba di Universitas AtmaJaya Jakarta..lombanya ya lomba peradilan semu..

apa sih peradilan semu?

intinyaaa..sama universitas penyelenggara itu kami dikasih soal/kasus posisi..nah setelah memahami soal tersebut, kami harus memecahkannya..mudah?etsss tunggu dulu

memecahkannya itu bukan sekedar ngejawab essai atau makalah yang selesai hanya dengan beberapa puluh halaman
nyelesainnya itu ya kaya berkas pengadilan

mulai dari:

  1. berkas pra peradilan (yang terdiri dari laporan/aduan
  2. penyelidikan (surat2 izinnya)
  3. penyidikan (surat2 izinnya)
  4. kejaksaan (surat2 izinnya)
  5. pra peradilan (yang di kehakiman)
  6. dakwaan
  7. eksepsi
  8. jawaban atas ekseps
  9. putusan sela
  10. tuntutan
  11. pledooi
  12. replik
  13. duplik
  14. putusan ahir
  15. barang bukti
  16. BApersidangan
yup!!! itu;ah berkas yang harus kami buat, bahkan berkas-berkas detail macam KTP terdakwa, suami/isterinya terdakwa, Surat tanda pengenal advokat, surat kuasa khusus advokat..pokoknya semua mua mua muaaaanyaaa

belum sampai berkas, setelah berkas jadi, kami juga harus mensimulasikan sidangnya..ada yang jadi hakim, jaksa PU, pengacara, panitera pengadilan, terdakwa (iya beneran loh), saksi, ahli, petugas kejaksaan sampe rohaniwan..pokoknya semua deh yang kira-kira dibutuhin di pengadilan

skenarionya kita yang buat, misalnya mau dibuat ada ahli dr luar negeri, ya dibuatlah ada orang luar dan jg ahli bahasanyaa, begitu :D
nih berkasnya:

*nangis*


selain berkas kami juga harus menyediakan barang bukti kaya komputer (kebetulan kasusnya tentang pencurian pulsa oleh content provider)


bayangin deh, anak hukum, harus ngerjain kasus tentang pencurian pulsa..bahasa logaritma yang hrrrr, ngeliatnya aja udah bikin mual haha

tapi yup!Alhamdulillah UII dapet juara 2..juara 1nya Unpad, Juara 3nya Undip

bener-bener gak sia-sia perjuangan kami, begadang 1 bulan lebih, banyak kosongin kuliah demi nama kampus dan ilmu itu sendiri

tapi kami percaya, apa yang kami lakukan adalah untuk membawa nama kampus, bukan hanya nama kami sendiri..kami percaya, bahwa itu semua kami lakukan untuk kami sendiri dimasa depan, ini bukan cuma soal sertifikat yang akan mempermudah kami kerja, tapi ini ilmu yang nantinya akan berguna bagi bangsa :)

 aaahhh bener-bener pengalama yang gak terlupakan..lebaynya, itu berkas kami buat pakai pertumpahan darah..sampe ada berantem-beranteman..mungkin karena jenuh dan capek..tapi semuanya kembali, kami ketawa-ketawa lagi deh..

makan bareng, 1 bulan tidur ya sama mereka-mereka itu, apalagi pas udah terahir-terahir, kami sampe tidur di kampus, di ruang sidang, di bawah meja hakim, tidur di lantai..ahhh..masa itu :")

pokoknya, buat adek-anak (hihi) fakultas hukum dimanapun kalian berada, apapun kampus kalian..nikmatilah masa ngampus kalian ya :D ikuti lomba sebanyak-banyaknya..kalao motif kalian bukan sekedar sertifikat, insya Allah kalian bakal dapet banyak banget manfaatnya :D trust me!!!!!hihi

semangat!!

"Hukum Bersatu tak bisa Dikalahkan!!"

at Auditorium UAJJ

saat memulai sidang dan pemberian hadiah